Senin, 15 Oktober 2012

Cara Membuat Website Menggunakan Adobe Dreamweaver*CS3

Untuk membuat website di dreamweaver yang pertama yang perlu kita lakukan adalah membuat file index.php. Website yang akan kita buat memiliki bagian :
  1. Header
  2. Menu navigasi
  3. Konten
  4. Sidebar
  5. Footer
Langsung saja kita akan membuat website di dreamweaver,  buka program Adobe Dreamweaver anda,  Create new pilih php
ceate new Membuat website di dreamweaver CS3
Simpan file tersebut, tekan CTRL + S simpan dengan nama index.php dalam folder tempat anda menginstal XAMPP
D:\website\xampp\htdocs\websiteku.com
Berikutnya anda membuat file baru, tekan CTRL + N pada Blank Page pilih CSS kemudian klik create, simpan dengan nama style.css dalam folder yang sama dengan file index.php
Kembai ke file index.php, klik tab index.php pada document toolbar, kemudian klik Code, tambahkan script berikut di atas tag </head>
1
<link href="style.css" rel="stylesheet" type="text/css" />
Script tersebut berfungsi menghubungkan file CSS dengan index.php
menghubungkan file css dengan file index Membuat website di dreamweaver CS3

Mengatur Body Website

Masih dalam file index.php, klik icon New CSS Rule yang ada di bagian kanan, jika di layar anda tidak terdapat CSS Stylenya anda bisa menekan Shift + F11 untuk menampilkan tab CSS Style.
icon new css rule Membuat website di dreamweaver CS3
Setelah muncul Window New CSS Rule, isi pengaturan sebagai berikut :
  • Selector Type : Advanced (Ids, pseudo-class selectors)
  • Selector : body
  • Define in : style.css
window new css rule Membuat website di dreamweaver CS3
Jika sudah klik ok. Maka akan muncul jendela CSS Rule Definition for body in style.css, isikan pengaturan sebagai berikut :
  1. Type = Font : Arial, Helvetica, sans-serif, size:13 pixel, color : #000000
  2. Background  = Background color : #CCCCCC
  3. Box = width : 900 pixel
CSS Rule Definition for body in style css Membuat website di dreamweaver CS3
Jika sudah klik OK, simpan file index.php dan style.css anda tekan CTRL + S

Mengatur Link Website

Sekarang kita akan mengatur warna, ukuran, dan style Link secara default.
Klik icon New CSS Rule, isi pengaturannya sebagai berikut :
  • Selector Type : Advanced (Ids, pseudo-class selectors)
  • Selector : a
  • Define in : style.css
Setelah muncul CSS Rule Definition for a in style.css, isikan pengaturannya sebagai berikut :

Type:

  • Color : #ff6000
  • Pada Decoration centang None
Jika sudah klik ok.
Selanjutnya kita akan mengatur css link pada saat hover atau pada saat cursor berada di atas link. Klik kembali icon New CSS Rule, isi pengaturannya sebagai berikut :
  • Selector Type : Advanced (Ids, pseudo-class selectors)
  • Selector : a:hover
  • Define in : style.css
Setelah muncul CSS Rule Definition for a in style.css, isikan pengaturannya sebagai berikut :

Type:

  • Pada Decoration centang Underline
  • Jika anda ingin mengubah warna link pada saat hover klik icon kotak yang ada di sebelah tulisan color, kemudian pilih warnanya.
Jika sudah klik ok.

Memuat Header Website

Setelah tadi kita mengatur bagian body dan link website, sekarang saatnya mengatur bagian header dari website.
Pilih file index.php, kemudian ketikkan script berikut dan letakkan di bawah tag <body>
1
<div id="header"></div>
Sekarang kita akan mengatur CSS untuk headernya, caranya sama seperti mengatur CSS pada body. Klik icon New CSS Rule, isi pengaturannya sebagai berikut :
  • Selector Type : Advanced (Ids, pseudo-class selectors)
  • Selector : #header
  • Define in : style.css
Setelah muncul CSS Rule Definition for #header in style.css, isikan pengaturannya sebagai beriku

Type:

  • Size : 12 pixel
  • Color : #FFFFFF

Background:

  • Background image : klik browse pilih header.jpg dalam folder images
  • Repeat : no-repeat

Box :

  • Width : 860 pixel
  • Float : Left
  • Height : 110 pixel
  • Padding : centang same for all, kemudian isikan 20 pixel
Jika sudah klik OK, kemudian simpan file style.css anda. Untuk melihat preview website anda tekan F12
Selanjutnya kita akan memasukkan logo website dan deskripsi website kedalam header, caranya klik cursor anda setelah <div id=”header”> kemudian klik insert = > image = > logo.jpg
Usahakan logo yang anda buat tingginya / weight tidak lebih dari 80pixel, jika logo anda melebihi dari 80 pixel, anda dapat merubah ukurannya dengan cara :
melalui Design View, klik gambar logo anda kemudian pada panel Property yang secara default berada di bagian bawah, pada H / Height isikan 80
panel property Membuat website di dreamweaver CS3
Masih tetap pada Panel Property, pada Link klik icon folder yang ada di sebelah kiri tulisan Edit, kemudian pilih file index.php. Ini berfungsi pada saat logo di klik akan mengarah ke halaman index atau halaman depan website anda.
Pada bagian border isikan 0, dan pada Alt ketikkan logo websiteku atau nama website nama anda.
Dibawah code
1
<a href="index.php"><img src="images/logo.png" alt="logo websiteku" border="0" /></a>
ketikkan
1
<p>Deskripsi website anda disini</p>
ganti tulisan deskripsi website anda disini dengan deskripsi/penjelasan website anda.
Simpan file index.php dan style.css tekan CTRL + S, kemudian lihat previewnya tekan F12 atau refresh browser anda tekan F5.

Memuat Menu Navigasi Website

Setelah kita membuat Header, selanjutnya kita akan membuat navigasi website yang berada di bagian bawah header. Navigasi isi akan berisi link – link yang akan mengarah ke halaman tertentu seperti profile, gallery, atau contact.
Pilih file index.php, kemudian ketikkan script berikut dan letakkan di atas </body>
1
<div id="navigasi"></div>
Sekarang kita akan mengatur CSS untuk navigasiny. Klik icon New CSS Rule, isi pengaturannya sebagai berikut :
  • Selector Type : Advanced (Ids, pseudo-class selectors)
  • Selector : #navigasi
  • Define in : style.css
Seleah muncul CSS Rule Definition for #navigasi in style.css, isikan pengaturannya sebagai berikut :

Background:

  • Background image : klik browse pilih bg-nav.jpg dalam folder images
  • Repeat : no-repeat

Box :

  • Width : 860 pixel
  • Float : Left
  • Height : 35 pixel
  • Pada bagian padding hilangkan centang same for all, left :20 pixel dan right: 20 pixel
  • Pada bagian margin centang same for all isikan 0 pixel
Jika sudah klik ok, simpan file index.php dan style.css.
Selanjutnya pada Design View, klik di dalam Menu Navigasi kemudian klik Insert > Table
menu navigasi Membuat website di dreamweaver CS3
Setelah muncul jendela Table, isikan pengaturannya sebagai berikut :
  • Rows : 1
  • Columns : 4
  • Table Width kosongkan saja
  • Border Thickness kosongkan / delete saja.
  • Cell Padding : 5
  • Cell Spacing : 5
jendela table dreamweaver cs3 Membuat website di dreamweaver CS3
Jika sudah klik ok.
Selanjutnya didalam kolom table ketikkan menu website anda, perhatikan gambar berikut
menu website Membuat website di dreamweaver CS3
Sekarang kita akan memberikan link pada menu tersebut, caranya blok tulisan Home => pada panel property cari kolom Link klik icon folder kemudian pilih file index.php, lakukan hal yang sama pada menu lainnya, tetapi pada kolom link isikan saja # karena kita belum mempunyai filenya.
brows link file Membuat website di dreamweaver CS3
Untuk halaman profile dan yang lainnya akan kita bahas pada artikel berikutnya.
Sekarang kita akan mengubah warna link dari menu navigasi dengan mengatur CSS nya, caranya klik tulisan Home => klik icon New CSS Rule, isi pengaturannya sebagai berikut :
  • Selector Type : Advanced (Ids, pseudo-class selectors)
  • Selector : #navigasi a
  • Define in : style.css
Seleah muncul CSS Rule Definition for #navigasi a in style.css, isikan pengaturannya sebagai berikut :

Type:

  • Color : #FFFFFF (kode warna putih)
Jika sudah klik ok. Simpan file index.php dan style.css anda tekan CTRL + S, kemudian preview tekan F12

Memuat  Konten Website

Sekarang kita akan membuat konten website, konten ini adalah tempat berita atau artikel anda.
Pilih file index.php, kemudian ketikkan script berikut dan letakkan di atas </body>
1
<div id="conten-wrapper">
Klik icon New CSS Rule, isi pengaturannya sebagai berikut :
  • Selector Type : Advanced (Ids, pseudo-class selectors)
  • Selector : #conten-wrapper
  • Define in : style.css
Seleah muncul CSS Rule Definition for #conten-wrapper in style.css, isikan pengaturannya sebagai berikut :

Background:

  • Background color : #DDDDDD

Box :

  • Width : 860 pixel
  • Float : Left
  • Pada bagian margin centang same for all, isikan 0 pixel
  • Pada bagian padding hilangkan centang same for all, isikan top:0 pixel, bottom: 0 pixel, right:20pixel, left:0pixel
Pilih file index.php, kemudian ketikkan script berikut dan letakkan di bawah <div id=”conten-wrapper”>
1
<div id="conten"></div>
Sehingga kodenya menjadi seperti berikut :
1
2
3
<div id="conten-wrapper">
<div id="conten "></div>
</div>
Klik icon New CSS Rule, isi pengaturannya sebagai berikut :
  • Selector Type : Advanced (Ids, pseudo-class selectors)
  • Selector : #conten
  • Define in : style.css
Seleah muncul CSS Rule Definition for #conten in style.css, isikan pengaturannya sebagai berikut :

Background:

  • Background color : #FFFFFF

Box :

  • Width : 600 pixel
  • Float : Left
  • Pada bagian padding centang same for all, isikan 20 pixel
Jika sudah klik ok, simpan file index.php dan style.css.

Memuat  Sidebar Website

Sidebar adalah kolom yang ada di sebelah konten website anda, biasanya berisi menu – menu seperti berita terbaru atau link – link tertentu.
Pilih file index.php, kemudian ketikkan script berikut dan letakkan di bawah <div id=”conten”></div>
1
<div id="sidebar"></div>
Sehingga kodenya menjadi seperti berikut :
Klik icon New CSS Rule, isi pengaturannya sebagai berikut :
  • Selector Type : Advanced (Ids, pseudo-class selectors)
  • Selector : #sidebar
  • Define in : style.css
Seleah muncul CSS Rule Definition for #sidebar in style.css, isikan pengaturannya sebagai berikut :

Box :

  • Width : 200 pixel
  • Float : Left
  • Pada bagian margin centang same for all, isikan 0 pixel
  • Pada bagian padding centang same for all, isikan 10 pixel
Jika sudah klik ok, simpan file index.php dan style.css.
Untuk isi sidebar akan aku jelaskan pada tutorial berikutnya.
1
2
3
4
<div id="conten-wrapper">
<div id="conten "></div>
<div id="sidebar "></div>
</div>

Memuat Footer Website

Fotter adalah bagian bawah dari website yang biasanya bisa di isi dengan menu atau link tertentu, dan copyright anda.
Pilih file index.php, kemudian ketikkan script berikut dan letakkan di atas </body>
1
<div id="footer"></div>
Sekarang kita akan mengatur CSS untuk footer. Klik icon New CSS Rule, isi pengaturannya sebagai berikut :
  • Selector Type : Advanced (Ids, pseudo-class selectors)
  • Selector : #footer
  • Define in : style.css
Seleah muncul CSS Rule Definition for #footer in style.css, isikan pengaturannya sebagai berikut

Background:

  • Background image : klik browse pilih footer.jpg dalam folder images
  • Repeat : no-repeat

Block:

  • Text align : Center

Box :

  • Width : 860 pixel
  • Float : Left
  • Height : 80 pixel
  • Pada bagian padding centang same for all, isikan 20 pixel
  • Pada bagian margin centang same for all isikan 0 pixel
Jika sudah klik ok, simpan file index.php dan style.css.
Jika anda perhatikan semua susunan kode yang kita buat di file index.php tadi akan menjadi seperti ini :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8" />
<title>Websiteku</title>
<link href="style.css" rel="stylesheet" type="text/css" />
</head>
 
<body>
 
<div id="header">
<a href="index.php"><img src="images/logo.png" alt="logo websiteku" border="0" /></a>
<p>Deskripsi website anda disini</p>
</div>
 
<div id="navigasi">
  <table border="0" cellspacing="5" cellpadding="5">
    <tr>
      <td><a href="index.php">Home</a></td>
      <td><a href="#">Profile</a></td>
      <td><a href="#">Gallery</a></td>
      <td><a href="#">Contact</a></td>
    </tr>
  </table>
</div>
 
<div id="conten-wrapper">
<div id="conten"></div>
<div id="sidebar"></div>
</div>
 
<div id="footer"></div>
</body>
</html>
Pada Design View, klik di dalam konten website anda kemudian ketikkan kata sambutan atau judul konten anda. Untuk Merubah format judul konten anda caranya blok judul konten anda kemudian pada panel property => menu format pilih Heading 1.
Untuk memberikan link pada judul konten caranya blok judul konten anda, kemudian pada panel properti isikan link yang akan dituju, jika belum ada isikan dengan # saja.
Di bawah judul anda bisa isikan gambar, tetapi sebelumnya pastikan gambar anda tempatnya dalam folder images, caranya Insert = > Image => pilih file gambar anda => klik ok. Untuk mengatur gambar anda silahkan atur pada panel property. Kali ini aku memakai gambar yang aku comot dari google dan lebarnya 600 pixel.
Di bawah gambar atau disamping gambar anda bisa memasukkan teks sesuka anda yang berhubungan dengan konten atau website anda. Atau anda ingin measukkan penggalan dari halaman profile anda, itu terserah anda.

Selasa, 11 September 2012


 Pengertian Topologi Jaringan Komputer dan Macam-Macamnya 
Pengertian : 
Topologi jaringan adalah bagian yang menjelaskan hubungan antar komputer yang di bangun berdasarkan kegunaan, keterbatasan resource dan keterbatasan biaya, berarti topologi-topologi jaringan yang ada bisa disesuaikan dengan keadaan di lapangan.
Topologi jaringan ada beberapa bentuk sebagai berikut:

Topologi Bus
Topologi bus ini sering juga disebut sebagai topologi backbone, dimana ada sebuah kabel coaxial yang dibentang kemudian beberapa komputer dihubungkan pada kabel tersebut.
  • Secara sederhana pada topologi bus, satu kabel media transmisi dibentang dari ujung ke ujung, kemudian kedua ujung ditutup dengan “terminator” atau terminating-resistance (biasanya berupa tahanan listrik sekitar 60 ohm).
Description: http://teknik-informatika.com/images/jaringan-komputer/1010-prinsip-topologi-bus.jpg
gambar : prinsip topologi bus
  • Pada titik tertentu diadakan sambungan (tap) untuk setiap terminal.
  • Wujud dari tap ini bisa berupa “kabel transceiver” bila digunakan “thick coax” sebagai media transmisi.
  • Atau berupa “BNC T-connector” bila digunakan “thin coax” sebagai media transmisi.
  • Atau berupa konektor “RJ-45” dan “hub” bila digunakan kabel UTP.
  • Transmisi data dalam kabel bersifat “full duplex”, dan sifatnya “broadcast”, semua terminal bisa menerima transmisi data.

Kelebihan topologi Bus adalah:
  • Instalasi relatif lebih murah
  • Kerusakan satu komputer client tidak akan mempengaruhi komunikasi antar client lainnya
  • Biaya relatif lebih murah
Kelemahan topologi Bus adalah:
  • Jika kabel utama (bus) atau backbone putus maka komunikasi gagal
  • Bila kabel utama sangat panjang maka pencarian gangguan menjadi sulit
  • Kemungkinan akan terjadi tabrakan data(data collision) apabila banyak client yang mengirim pesan dan ini akan menurunkan kecepatan komunikasi.
Topologi Ring (Cincin)
Topologi ring biasa juga disebut sebagai topologi cincin karena bentuknya seperti cincing yang melingkar. Semua komputer dalam jaringan akan di hubungkan pada sebuah cincin. Cincin ini hampir sama fungsinya dengan concenrator pada topologi star yang menjadi pusat berkumpulnya ujung kabel dari setiap komputer yang terhubung.
  • Secara lebih sederhana lagi topologi cincin merupakan untaian media transmisi dari satu terminal ke terminal lainnya hingga membentuk suatu lingkaran, dimana jalur transmisi hanya “satu arah”.
Tiga fungsi yang diperlukan dalam topologi cincin : penyelipan data, penerimaan data, dan pemindahan data.
Gambar : Prinsip koneksi Topologi Ring



  • Penyelipan data adalah proses dimana data dimasukkan kedalam saluran transmisi oleh terminal pengirim setelah diberi alamat dan bit-bit tambahan lainnya.
  • Penerimaan data adalah proses ketika terminal yang dituju telah mengambil data dari saluran, yaitu dengan cara membandingkan alamat yang ada pada paket data dengan alamat terminal itu sendiri. Apabila alamat tersebut sama maka data kiriman disalin.
  • Pemindahan data adalah proses dimana kiriman data diambil kembali oleh terminal pengirim karena tidak ada terminal yang menerimanya (mungkin akibat salah alamat). Jika data tidak diambil kembali maka data ini akan berputar-putar dalama saluran. Pada jaringan bus hal ini tidak akan terjadi karena kiriman akan diserap oleh “terminator”.
  • Pada hakekatnya setiap terminal dalam jaringan cincin adalah “repeater”, dan mampu melakukan ketiga fungsi dari topologi cincin.
  • Sistem yang mengatur bagaimana komunikasi data berlangsung pada jaringan cincin sering disebut token-ring.
  • Kemungkinan permasalahan yang bisa timbul dalam jaringan cincin adalah:
    • Kegagalan satu terminal / repeater akan memutuskan komunikasi ke semua terminal.
    • Pemasangan terminal baru menyebabkan gangguan terhadap jaringan, terminal baru harus mengenal dan dihubungkan dengan kedua terminal tetangganya.
Topologi Star (Bintang)
Disebut topologi star karena bentuknya seperti bintang, sebuah alat yang disebut concentrator bisa berupa hub atau switch menjadi pusat, dimana semua komputer dalam jaringan dihubungkan ke concentrator ini.
  • Pada topologi Bintang (Star) sebuah terminal pusat bertindak sebagai pengatur dan pengendali semua komunikasi yang terjadi. Terminal-terminal lainnya melalukan komunikasi melalui terminal pusat ini.
  • Terminal kontrol pusat bisa berupa sebuah komputer yang difungsikan sebagai pengendali tetapi bisa juga berupa  “HUB” atau “MAU” (Multi Accsess Unit).
Gambar : Prinsip Koneksi Topologi Star

  • Terdapat dua alternatif untuk operasi simpul pusat.
    • Simpul pusat beroperasi secara “broadcast” yang menyalurkan data ke seluruh arah. Pada operasi ini walaupun secara fisik kelihatan sebagai bintang namun secara logik sebenarnya beroperasi seperti bus. Alternatif ini menggunakan HUB.
    • Simpul pusat beroperasi sebagai “switch”, data kiriman diterima oleh simpul kemudian dikirim hanya ke terminal tujuan (bersifat point-to-point), akternatif ini menggunakan MAU sebagai pengendali.
  • Bila menggunakan HUB maka secara fisik sebenarnya jaringan berbentuk topologi Bintang namun secara logis bertopologi Bus. Bila menggunakan MAU maka baik fisik maupun logis bertopologi Bintang.
  • Kelebihan topologi bintang :
    • Karena setiap komponen dihubungkan langsung ke simpul pusat maka pengelolaan menjadi mudah, kegagalan komunikasi mudah ditelusuri.
    • Kegagalan pada satu komponen/terminal tidak mempengaruhi komunikasi terminal lain.
  • Kelemahan topologi bintang:
    • Kegagalan pusat kontrol (simpul pusat) memutuskan semua komunikasi
    • Bila yang digunakan sebagai pusat kontrol adalah HUB maka kecepatan akan berkurang sesuai dengan penambahan komputer, semakin banyak semakin lambat.
 Topologi Tree (pohon)
Topologi pohon adalah pengembangan atau generalisasi topologi bus. Media transmisi merupakan satu kabel yang bercabang namun loop tidak tertutup.
Gambar : Prinsip Koneksi Topologi Tree


  • Topologi pohon dimulai dari suatu titik yang disebut “headend”. Dari headend beberapa kabel ditarik menjadi cabang, dan pada setiap cabang terhubung beberapa terminal dalam bentuk bus, atau dicabang lagi hingga menjadi rumit.
  • Ada dua kesulitan pada topologi ini:
    • Karena bercabang maka diperlukan cara untuk menunjukkan kemana data dikirim, atau kepada siapa transmisi data ditujukan.
    • Perlu suatu mekanisme untuk mengatur transmisi dari terminal terminal dalam jaringan.

Topologi Mesh (Tak beraturan)
  • Topologi Mesh adalah topologi yang tidak memiliki aturan dalam koneksi. Topologi ini biasanya timbul akibat tidak adanya perencanaan awal ketika membangun suatu jaringan.
  • Karena tidak teratur maka kegagalan komunikasi menjadi sulit dideteksi, dan ada kemungkinan boros dalam pemakaian media transmisi.

Topologi Wireless (Nirkabel)
  • Jaringan nirkabel menjadi trend sebagai alternatif dari jaringan kabel, terutama untuk pengembangan LAN tradisional karena bisa mengurangi biaya pemasangan kabel dan mengurangi tugas-tugas relokasi kabel apabila terjadi perubahan dalam arsitektur bangunan dsb. Topologi ini dikenal dengan berbagai nama, misalnya WLAN, WaveLAN, HotSpot, dsb.
  • Blok terkecil dari LAN Nirkabel disebut Basic Service Set (BSS), yang terdiri atas sejumlah station / terminal yang menjalankan protokol yang sama dan berlomba dalam hal akses menuju media bersama yang sama.
  • Suatu BSS bisa terhubung langsung atau terpisah dari suatu sistem distribusi backbone melalui titik akses (Access Point).
  • Protokol MAC bisa terdistribusikan secara penuh atau terkontrol melalui suatu fungsi kordinasi sentral yang berada dalam titik akses.
  • Pada suatu jaringan LAN bisa terdapat LAN berkabel backbone, seperti “Ethernet” yang mendukung server, workstation, dan satu atau lebih bridge / router untuk dihubungkan dengan jaringan lain. Selain itu terdapat modul kontrol (CM) yang bertindak sebagai interface untuk jaringan LAN nirkabel. CM meliputi baik fungsi bridge ataupun fungsi router untuk menghubungkan LAN nirkabel dengan jaringan induk.  Selain itu terdapat Hub dan juga modul pemakai (UM) yang mengontrol sejumlah stasiun LAN berkabel.
  • Penggunaan teknologi LAN nirkabel lainnya adalah untuk menghubungkan LAN pada bangunan yang berdekatan.
  • Syarat-syarat LAN nirkabel :
    • Laju penyelesaian: protokol medium access control harus bisa digunakan se-efisien mungkin oleh media nirkabel untuk memaksimalkan kapasitas.
    • Jumlah simpul: LAN nirkabel perlu mendukung ratusan simpul pada sel-sel multipel.
    • Koneksi ke LAN backbone: modul kontrol (CM) harus mampu menghubungkan suatu jaringan LAN ke jaringan LAN lainnya atau suatu jaringan ad-hoc nirkabel.
    • Daerah layanan: daerah jangkauan untuk LAN nirkabel biasanya memiliki diameter 100 hingga 300 meter.
    • Kekokohan dan keamanan transmisi: sistem LAN nirkabel harus handal dan mampu menyediakan sistem pengamanan terutama penyadapan.
  • Teknologi LAN nirkabel:
    • LAN infrared (IR) : terbatas dalam sebuah ruangan karena IR tidak mampu menembus dinding yang tidak tembus cahaya.
    • LAN gelombang radio : terbatas dalam sebuah kompleks gedung, seperti bluetooth, WiFi, dan HomeRF.
    • LAN spektrum penyebaran: beroperasi pada band-band ISM (industrial, scientific, medical) yang tidak memerlukan lisensi.
    • Gelombang mikro narrowband : beroperasi pada frekuensi gelombang mikro yang tidak termasuk dalam spektrum penyebaran.

Senin, 30 Juli 2012

Sejarah dan Perkembangan Internet

Internet adalah jaringan komputer yang saling terhubung ke seluruh dunia tanpa mengenal batas teritorial, hukum dan budaya. Secara fisik dianalogikan sebagai jaring laba-laba (The Web) yang menyelimuti bola dunia dan terdiri dari titik-titik (node) yang saling berhubungan.
Node bisa berupa komputer, jaringan lokal atau peralatan komunikasi, sedangkan garis penghubung antar simpul disebut sebagai tulang punggung (backbone) yaitu media komunikasi terestrial (kabel, serat optik, microwave, radio link) maupun satelit . Node terdiri dari pusat informasi dan database, peralatan komputer dan perangkat interkoneksi jaringan serta peralatan yang dipakai pengguna untuk mencari, menempatkan dan atau bertukar informasi di Internet.
Menurut Lani Sidharta (1996) : walaupun secara fisik Internet adalah interkoneksi antar jaringan komputer namun secara umum Internet harus dipandang sebagai sumber daya informasi. Isi Internet adalah informasi, dapat dibayangkan sebagai suatu database atau perpustakaan multimedia yang sangat besar dan lengkap. Bahkan Internet dipandang sebagai dunia dalam bentuk lain (maya) karena hampir seluruh aspek kehidupan di dunia nyata ada di Internet seperti bisnis, hiburan, olah raga, politik dan lain sebagainya.
Drew Heywood (1996) menerangkan : sejarah Internet bermula pada akhir dekade 60-an saat United States Department of Defense (DoD) memerlukan standar baru untuk komunikasi Internetworking. Yaitu standar yang mampu menghubungkan segala jenis komputer di DoD dengan komputer milik kontraktor militer, organisasi penelitian dan ilmiah di universitas. Jaringan ini harus kuat, aman dan tahan kerusakan sehingga mampu beroperasi didalam kondisi minimum akibat bencana atau perang.
Tahun 1969 Advanced Research Project Agency (ARPA) dibentuk tugasnya melakukan penelitian jaringan komputer mempergunakan teknologi packet switching. Jaringan pertama dibangun menghubungkan 4 tempat yaitu : UCLA, UCSB, Utah dan SRI International. Hingga tahun 1972 jaringan ini telah menghubungkan lebih dari 20 host dan disebut sebagai ARPANet. ARPANet kemudian menjadi backbone Internetworking institusi pendidikan, penelitian, industri dan kontraktor terutama yang berkaitan dengan jaringan militer (MILNet).
Tahun 1986 ARPANet mulai dikomersialkan dengan mengisolasikan jaringan militer. National Science Foundation (NFS) kemudian membiayai pembongkaran backbone ARPANet menjadi backbone Internet komersial dan dikelola oleh Advanced Network Service (ANS). Andrew S. Tanenbaum (1996) : andil besar dalam perwujudan Internet adalah tergabungnya jaringan regional seperti SPAN (jaringan fisika energi tinggi), BITNET (jaringan mainframe IBM), EARN (jaringan akademis Eropa dan digunakan pula di Eropa Timur) dan ditambah dengan sejumlah link transatlantik yang beroperasi pada 64 Kbps – 2 Mbps pada tahun 1988.
Menurut Khoe Yao Tung (1997), jaringan pendukung Internet di seluruh dunia adalah :
  1. Amerika didorong oleh NFS – ANSNet dan CO+RE (jaringan non profit terbatas) yang bekerjasama dengan Commercial Internet Exchange (CIX) serta Sprint (perusahaan telekomunikasi umum) tahun 1990. Pengesahaan RUU NREN (National Research and Education Network) oleh Kongres Amerika pada Desember 1991. Ditambah 8 aliansi jaringan regional yang tergabung dalam The Corporation for Regional an Enterprise Networking (CoREN) yaitu : BARRNet, CICNet, MIDNet, EARNet, NorthWestNet, MYSERNet, SURANet dan WestNet. CoREN bekerjasama dengan perusahaan telekomunikasi komersial MCI.
  2. Kanada dengan jaringan backbone nasional CA*Net
  3. Australian Academic and Research Network (AARNET)
  4. The Europe Backbone (EBONE) dan The European UNIX Network (EUNet) dan RIPE organisasi jaringan e-mail Eropa
  5. Jepang memiliki Widely Integrated Distributed Environtment (WIDE), Today International Science Network (TISN), Japan Academic Interuniversity Network (JAIN) dan Japan UNIX Network (JUNET). Kebanyakan bekerjasama dengan jaringan telekomunikasi komersial AT&T perwakilan Jepang yang disebut dengan SPIN. Pelayanan lain yang bersifat internasional adalah InterCon International KK (IIKK) dan Internet Initiative Japan (IIJ) yang berasosiasi dengan WIDE untuk menyediakan jaringan Internet dikawasan Asia, termasuk jaringan penelitian dan pendidikan untuk kawasan Asia (disponsori oleh NEC, IIJ dan WIDE) yang disebut AI3 (Asia Internet Interconnection Initiative) yang mengembangkan teknologi satelit komunikasi Ku Band
  6. Belakangan muncul ABONE (Asia Backbone) yang didirikan oleh konsorsium negara-negara di Asia seperti Jepang, Korea, Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia dan Hongkong. Interkoneksi dunia tersebut memakai jaringan serat optik antar benua berkapasitas + 45 Mbps. (T3 +) dan jaringan satelit telekomunikasi.
Protokol TCP / IP
Salah satu isu terpenting di Internet adalah penerapan Standar Komputasi Terbuka (Open Computing Standard). Karena Internetworking dan Internet mengintegrasikan semua sistem, jenis dan tipe komputer yang ada di dunia, maka harus ada standar yang menjamin komputer dapat saling berbicara satu sama lain dalam bahasa yang sama. Menurut Drew Heywood (1996) : standar bahasa komputer universal telah dikembangkan sejak 1969, terdiri dari serangkaian protokol komunikasi disebut Transfer Control Protocol yang bertugas mengendalikan transmisi paket data, koreksi kesalahan dan kompresi data dan Internet Protocol yang bertugas sebagai pengenal (identifier) dan pengantar paket data ke alamat yang dituju.
Protokol TCP / IP menyatukan bahasa dan kode berbagai komputer di dunia sehingga menjadi standar utama jaringan komputer. TCP / IP berkembang cepat dan kaya fasilitas karena bersifat terbuka, bebas digunakan, ditambahkan kemampuan baru oleh siapapun dan gratis karena tidak dimiliki oleh siapapun. Menurut Khoe Yao Tung (1996), Drew Heywood (1996) dan Andrew S. Tanenbaum (1996) fungsi utama protokol TCP/IP adalah :

  1. File Transfer Protocol (FTP) yaitu fasilitas transfer file antar komputer
  2. Surat elektronik (E-mail) atau fasilitas surat menyurat antar komputer yang terdiri atas Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) sebagai dasar komunikasi email, Multi Purpose Internet Mail Extensions (MIME) yaitu standar format biner grafik, dan suara agar dapat ditransmisikan melalui e-mail, Post Office Protocol (POP) yaitu sistem penerima e-mail, Network News Transfer Protocol (NNTP) sarana pertukaran berita, artikel dan diskusi melalui e-mail
  3. Emulasi terminal jarak jauh (Telnet, Remote Login) yang memungkinkan suatu komputer (client) untuk masuk dan mengendalikan host yang terletak jauh darinya, misalnya pada network yang lain atau di Internet
  4. Simple Network Management Protocol (SMNP) yaitu protokol pengendalian peralatan network jarak jauh. Drew Heywood (1996) menyebutkan : fungsi utama itu masih diikuti dengan fasilitas Domain Name System (DNS) yaitu metode penamaan dan pengalamatan suatu network berdasarkan kelompoknya.
Sedang Andrew S. Tanenbaum (1996) memberi pengertian fungsi secara singkat : aplikasi TCP / IP menghasilkan 4 fasilitas penting E-mail, News, Remote Login dan Transfer File. Semula tampilan Internet masih berupa teks murni, revolusi terjadi ketika WEB atau World Wide Web (WWW – tampilan grafis dan multimedia di Internet) diperkenalkan.
WEB dan HTML
Menurut Sampurna (1996) : WEB adalah sekelompok kode berbasis teks yang sederhana dan universal, disebut Hypertext Markup Language (HTML). Karena berbasis teks, HTML dikenali dan diterjemahkan segala jenis komputer dalam bentuk tampilan informasi yang sama. HTML adalah kreasi Tim Berners Lee, ilmuwan European Laboratory for Particle Physics (CERN – organisasi penelitian 18 negara Eropa) di Geneva Swiss. Maret 1989 Tim memperkenalkan WEB dan HTML sebagai standar antar muka distribusi informasi di Internet yang mampu menggabungkan teks, grafik dan multimedia dengan metode navigasi menu pada mesin UNIX.
HTML adalah bahasa kode pemrograman yang menjadi dasar bagi terwujudnya WEB. Dengan HTML seluruh sistem komputer yang saling berbeda dapat mengenali format2 yang ditampilkan dalam situs2 Internet tanpa perbedaan yang berarti, termasuk didalamnya penampilan multimedia (grafik, suara dan citra video). HTML berbasis teks yang sangat sederhana dan praktis sehingga dapat dipahami oleh berbagai jenis komputer dalam platform sistem yang berbeda.
Dokumen HTML mengandung perintah2 teks yang disebut tag untuk menampilkan tulisan, gambar, warna, suara, video, animasi dsb. serta link yang menghubungkan berbagai topik. Dengan bentuk hypertext maka halaman Internet (Web Site – Kios Internet) akan dapat dibangun dengan cepat serta ditampilkan dengan cantik. Dalam konsep hypertext ini pembacaan suatu dokumen tidak harus urut namun bisa meloncat antar topik bahkan di print maupun dicopy ke media penyimpan lokal (harddisk misalnya). Format hypertext juga memungkinkan pemakai mesin yang hanya bisa mengenali teks untuk mengakses dokumen dalam bentuk teks saja. Perbedaannya hanya terletak pada tidak ditampilkannya gambar, grafik, animasi, video, suara dan warna.
Browser WEB
Atas bantuan National Center for Supercomputing Applications (NCSA), Mei 1993 standar ini diwujudkan dalam bentuk software yang disebut MOSAIC. MOSAIC adalah browser pertama WEB dan diaplikasikan multiplatform UNIX, NeXT, Windows dan Macintosh. Browser adalah program penterjemah HTML menjadi tampilan WEB (teks, grafis dan multimedia) di layar komputer pemakai. Kreator MOSAIC adalah Mark Andreesen, pada tahun 1994 bergabung dengan Jim Clark yaitu salah seorang pendiri Silicon Graphics. Mereka kemudian membuat browser WEB komersial pertama yaitu Netscape Navigator yang dengan segera menggeser popularitas MOSAIC. Hingga saat ini Netscape adalah browser paling populer dan menjadi pelopor dibidangnya.
WEB, Internet dan Perkembangannya
Januari 1992 pengguna Internet membentuk The Internet Society yang mempromosikan Internet. Tahun 1994 CERN dan MIT membentuk World Wide Web Consortium (W3C) sebagai otorita tunggal bagi pengembangan WEB serta berwenang menetapkan berbagai standar di dalamnya. Awal dekade 90-an, WEB site (pusat informasi berbasis HTML di Internet) hanya berjumlah sekitar 50 buah URL (Uniform Resource Locator – sistem pengalamatan kios informasi di Internet) dan hanya berisi teks saja.
Menurut Andrew S. Tanenbaum (1996) : akhir 1990 telah berkembang menjadi 3 ribu jaringan dan 200 ribu komputer. Tahun 1992 host kesatu juta terhubung ke Internet dan tahun 1995 terdapat puluhan backbone, ratusan jaringan menengah regional, puluhan ribu LAN, jutaan host dan pengguna. Pertumbuhannya mencapa dua kali lipat setiap tahun (data penelitian Paxton, 1996). Kini WEB adalah antar muka paling populer di Internet yang mampu menampilkan tidak hanya teks namun juga grafik (gambar, foto, animasi), suara, video dan dimensi virtual (3D). Diperkirakan pada akhir 1998 telah lebih dari 10 juta WEB site dibangun oleh institusi pendidikan, bisnis, pemerintahan, media massa, hiburan, militer dan sebagainya dengan pengguna lebih dari 100 juta.

Senin, 23 Juli 2012

Kata Bijak Kehidupan

Jadilah diri anda sendiri. Siapa lagi yang bisa melakukannya lebih baik ketimbang diri anda sendiri? – Frank Giblin, Ii